Sport

Srondeng Gagal ke Final Lead World Climbing Series Wujiang 2026

Jakarta (KABARIN) - Atlet panjat tebing Indonesia Putra Tri Ramadani atau Srondeng gagal melaju ke final disiplin lead pada ajang World Climbing Series Wujiang 2026 setelah finis di posisi kesembilan babak semifinal, Sabtu.

Srondeng mencatatkan skor 36+, namun hasil tersebut belum cukup untuk menembus delapan besar yang berhak tampil di partai final.

Perolehan angka Srondeng sebenarnya sama dengan atlet Jepang Neo Suzuki. Namun, Suzuki unggul karena memiliki peringkat lebih baik pada babak kualifikasi yang berlangsung Jumat (8/5).

Pada fase kualifikasi, Srondeng berada di posisi keempat, sedangkan Suzuki menempati peringkat pertama bersama kompatriotnya, Satone Yoshida, setelah sama-sama meraih skor top dengan mencapai anchor di puncak rute.

Yoshida kembali tampil impresif di semifinal usai mencatatkan top dan memimpin daftar perolehan skor.

Sementara itu, atlet Spanyol Alberto Ginez Lopez menempati posisi kedua, disusul wakil Prancis Sam Avezou di peringkat ketiga. Keduanya sama-sama membukukan skor 39+.

Dengan hasil tersebut, Indonesia dipastikan tidak memiliki wakil di final nomor lead, baik sektor putra maupun putri.

Sebelumnya, pemanjat putra Indonesia Raviandi Ramadan juga terhenti di babak kualifikasi. Nasib serupa dialami dua atlet putri Indonesia, Sukma Lintang Cahyani dan Alma Ariella Tsany.

Adapun Pengurus Pusat Federasi Panjat Tebing Indonesia (PP FPTI) mengirim 13 atlet untuk tampil pada ajang International Federation of Sport Climbing tersebut yang berlangsung di China pada 8-10 Mei 2026.

Indonesia masih memiliki peluang meraih hasil maksimal di nomor speed yang akan digelar Minggu (10/5).

Tim Merah Putih menurunkan sembilan atlet, yakni Veddriq Leonardo, Kiromal Katibin, Antasyafi Robby Al Hilmi, Aditya Tri Syahria, Raharjati Nursamsa, serta atlet putri Desak Made Rita Kusuma Dewi, Kadek Adi Asih, Rajiah Salsabillah, dan Berthdigna Devi.

Pewarta: Donny Aditra
Editor: M. Hilal Eka Saputra Harahap
Copyright © KABARIN 2026
TAG: